Prof. Dr. Nurcholish Madjid

Prof. Dr. Nurcholish Madjid

La hir di Jombang, Jawa Timur, 17 Maret 1939 atau akrab dipanggil Cak Nur, adalah seorang pemikir Islam, cendekiawan, dan budayawan Indonesia. Pada masa mudanya sebagai aktifis HMI. Alamat Rumah  di Jalan Johari I No.8, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Riwayat Hidup

Ia dibesarkan di lingkungan keluarga kiai terpandang di Mojoanyar, Mojokerto, Jawa Timur. Ayahnya, KH Abdul Madjid, dikenal sebagai pendukung Masyumi. Setelah melewati pendidikan di berbagai pesantren, termasuk Gontor, Ponorogo, menempuh studi kesarjanaan IAIN Jakarta 1961-1968, menjalani studi doktoralnya di Universitas Chicago, Amerika Serikat 1978-1984, dengan disertasi tentang filsafat dan kalam Ibnu Taimiyah.

Pendidikan

ü Pesantren Darul ‘ulum Rejoso, Jombang, Jawa Timur, 1955

ü Pesantren Darul Salam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur 1960

ü Institut Agama Islam Negeri (IAIN ), Syarif Hidayatullah, Jakarta, 1965 (Sastra Arab)

ü Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Syarif Hidayatullah, Jakarta, 1968 (Doktorandus, Sastra Arab)

ü The University of Chicago (Universitas Chicago), Chicago, Illinois, Amerika Serikat, 1984 Ph.D, Studi Agama Islam Bidang yang diminati Filsafah dan Pemikiran Islam, Reformasi Islam, Kebudayaan Islam, Politik dan Agama Sosiologi Agama, Politik negara-negara berkembang

Pekerjaan

Ø Peneliti, Lembaga Penelitian Ekonomi dan Sosial (LEKNAS-LIPI), Jakarta 1978–1984

Ø Peneliti Senior, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta, 1984–2005

Ø Guru Besar, Fakultas Pasca Sarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta 1985–2005

Ø Rektor, Universitas Paramadina, Jakarta, 1998–2005

Karir

v Anggota MPR-RI 1987-1992 dan 1992–1997

v Anggota Dewan Pers Nasional, 1990–1998

v Ketua Yayasan Paramadina, Jakarta 1985–2005

v Anggota Komnas HAM, 1993-2005

v Profesor Tamu, Universitas McGill, Montreal, Kanada, 1991–1992

v Wakil Ketua, Dewan Penasehat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), 1990–1995

v Anggota Dewan Penasehat ICM, 1996

v Penerima Cultural Award ICM, 1995

v Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998–2005

v Penerima Bintang Mahaputra, Jakarta 1998

Materi Dakwahnnya

Dalam berdakwah dan berorganisasi beliau sering membahas maslah pemikiran:

ü Sekularisme

ü Pluralisme

Wafat

Cak Nur meninggal dunia pada 29 Agustus 2005 akibat penyakit sirosis hati yang dideritanya. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata meskipun merupakan warga sipil karena dianggap telah banyak berjasa kepada negara.

Profil Pengikut

Kebanyakan dari pengikut beliau adalah para mahasiswanya para pengikutnya bepandangan bahwa  beliau adalah orang yang ramah, pintar, dan selalu mempunyai ide-ide baru yang dapat dikatakan kontroversial.

Di persentasikan oleh Bayu Primantoro, mahasiswa Jurusan Ilmu Agama Islam Universitas Negeri Jakarta Program Studi Komunikasi Penyiran Islam  dalam mata kuliah Psikologi Dakwah 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: